Apakah Hair Botox Dapat Menumbuhkan Rambut? Ini Jawaban dari Ahlinya!

Bisakah hair botox membantu masalah kerontokan dan kebotakan rambut?


Hair botox adalah sebuah treatment kecantikan dengan menyuntikkan sebuah formula pada kulit kepala, untuk membantu menyuburkan rambut, mengatasi kebotakan, dan menyehatkan kulit kepala.


Penggunaan botox sendiri lebih populer untuk kulit, makanya tidak semua orang mengetahui bahwa kulit kepala juga bisa mendapatkan terapi botox. Baca lebih lanjut yuk!



Apa Itu Hair Botox?

Hair botox adalah prosedur kecantikan oleh dokter kulit untuk merawat rambut dengan menyuntikkan booster pada kulit kepala. Tujuannya, untuk merangsang pertumbuhan rambut, meremajakan rambut yang patah, rapuh, dan juga kusam.


Booster ini bertujuan untuk membuat kulit kepala lebih rileks, peredaran darah lebih lancar, sehingga folikel rambut lebih sehat. Kondisi kulit dan otot yang rileks akan merangsang folikel untuk menumbuhkan rambut dengan lebih lancar, tanpa rontok dan patah.


Hair botox memiliki nama lain microbotox atau mesobotox. Cairan botox akan disuntikkan pada kulit kepala, pada bagian dermis yang terluar dan pada kelenjar sebaceous.


Selain dalam bentuk injeksi, ada juga botox yang berbentuk topikal. Obat botox dioleskan pada kulit kepala agar dapat terserap oleh pembuluh darah. Prosedur kosmetik ini cocok untuk mereka yang punya masalah dengan rambut kering dan rusak akibat heat styling tools, coloring, bleaching, dan smoothing.



Bagaimana Botox Rambut Bekerja?

Meskipun namanya sama-sama botox, namun kandungan dalam microbotox sedikit berbeda dengan botulinum toxin injection pada kulit. Beberapa formulasi memang memasukkan botulinum toxin C, namun komponen utamanya bukanlah botulinum toxin A yang biasa disuntikkan pada kulit untuk menghilangkan kerutan di wajah.


“Microbotox bertujuan untuk merelaksasi kulit kepala dan akar rambut, sehingga peredaran darah lebih lancar. Peredaran darah ini akan membuat rambut cepat tumbuh, “ jelas dr. Heru Nugraha, Sp.KK yang kami temui di klinik Bamed Dharmawangsa beberapa pekan lalu.


“Selain microbotox, ada beberapa treatment lain yang bisa dicoba, yaitu Platelet-rich Plasma (PRP), Growth Factor Serum, dan Low-Level Laser (Light) Therapy (LLLT).”





Siapa Saja yang Bisa Mencoba Microbotox?


1. Wanita dengan Masalah Rambut Rontok Pasca Kelahiran.

Menurut dr. Heru Nugraha, Sp.KK, prosedur ini cocok untuk orang-orang yang mengalami kondisi rambut rontok parah, tak terkecuali wanita.


“Yang cocok menggunakan botox adalah orang dengan rambut tipis atau kondisi badannya tidak memungkinkan untuk distribusi nutrisi secara maksimal pada rambut,” jelasnya.


Ibu menyusui perlu membagi nutrisinya dengan anak melalui ASI. Karena itulah, mereka seringkali mengalami kerontokan. Microbotox bisa jadi solusi pasca menyusui, jika rambut belum kembali subur seperti semula setelah masa menyusui berakhir.



2. Kulit Kepala Mudah Berkeringat.

Injeksi botox juga bisa digunakan untuk mengurangi keringat berlebih pada kulit kepala. Cocok untuk kamu yang punya masalah dengan rambut mudah basah dan lepek!



3. Alopecia Areata.

Alopecia areata adalah kondisi medis saat antibodi tubuh mengalami gangguan, sehingga alih-alih hanya menyerang sel buruk, antibodi juga menyerang sel-sel baik. Biasanya area yang terserang lebih dahulu adalah folikel rambut.


Dalam keadaan seperti ini, microbotox bisa membantu menyuburkan rambut dengan menyuplai nutrisi tambahan.



4. Rambut Rontok Akibat Stress dan Gangguan Hormonal.

Tidak jarang stress dan gangguan hormonal membuat tubuh bereaksi dengan cara yang berbeda. Stress bisa membuat ketegangan pada kulit kepala, sehingga ototnya kaku.


Microbotox bisa kamu gunakan untuk melepaskan ketegangan ini agar sirkulasi darah lancar, penyerapan nutrisi pada kulit kepala juga lebih lancar.


Kedua hal ini dapat memperbaiki kondisi kesehatan folikel rambut dan merangsangnya untuk terus memproduksi rambut dengan cepat.


5. Rambut Kering dan Rontok Akibat Pewarnaan dan Bleaching.

Seperti yang sudah kita ketahui, pewarnaan rambut dan juga bleaching bisa merusak rambut. Sebenarnya rambut yang rontok akan tumbuh kembali dan tidak bersifat permanen, namun kerusakannya bersifat irreversible. Butuh waktu cukup lama agar rambut kembali sehat.


Nah, untuk solusi cepat, microbotox dapat kamu jadikan stimulan agar rambut cepat tumbuh dan memanjang kembali.


Apakah Microbotox atau Hair Botox Efektif untuk Menumbuhkan Rambut?

Microbotox atau hair botox adalah terapi yang cukup efektif untuk menumbuhkan rambut. Namun, meskipun hasilnya cukup signifikan, dr. Heru Nugraha, Sp.KK menegaskan bahwa sifat microbotox adalah sebagai booster dan bukan solusi instan.


Penyebab rambut rontok adalah karena tubuh kekurangan nutrisi. Ketika kekurangan nutrisi, tubuh akan memprioritaskan organ vital dan sel-sel pada pembuluh darah agar kerjanya lancar. Tubuh kita itu sangat pintar dalam bertahan hidup dan membagikan nutrisi ke seluruh tubuh. Jadi, dia akan memprioritaskan organ yang vital terlebih dahulu.”



“Contohnya, kalau kita kurang minum deh. Kulit akan terlihat kering karena menurut tubuh kita, kulit itu hanya pelindung saja. Jadi kebutuhan nutrisinya tidak terlalu urgent dibanding organ internal. Biarin deh kulit kering, yang penting aliran darah lancar, begitu misalnya,” jelas dr. Heru.


Kemudian dr. Heru kembali memperjelas bahwa microbotox adalah usaha mencukupi kebutuhan gizi pada kulit kepala yang harus disertai dengan perawatan serta mencukupi gizi harian.


“Mencukupi kebutuhan gizi itu tidak bisa hanya sebulan sekali. Ibaratnya kita hanya makan makanan padat gizi sebulan sekali, lalu sisanya tidak makan. Otomatis badan akan kekurangan dan jatuh sakit, kan? Semua tergantung pada kita dan kewajiban kita dalam mencukupi kebutuhan harian, termasuk perawatan rambut dan menjaga pola makan.”


Nah, semoga penjelasan mengenai hair botox atau microbotox untuk rambut ini cukup mencerahkan. Pastikan kamu mendapatkan terapinya di klinik dokter kulit yang terpercaya, ya!


artikel ditulis oleh Yunisa untuk all things hair

10 views0 comments